Operator dalam Bahasa C



Sebelum kita belajar operator, kita perlu tahu apa itu operasi. Operasi adalah suatu proses tindakan tertentu yang dilakukan pada suatu nilai dalam program . Di dalam operasi terdapat operand dan operator. Operand merupakan suatu nilai yang digunakan dalam proses operasi. Nilai dalam hal ini dapat diberikan terhadap operand untuk mendapatkan suatu nilai. 

Nah sekarang akan kita bahas tentang tipe operator dalam bahasa c :

1. Operator Aritmatika

Operator ini digunakan untuk melakukan operasi matematis terhadap suatu nilai. Operator ini paling sering digunakan dalam implementasi hampir di seluruh program yang ada.


No
Simbol
Nama
Contoh
1
+
Penjumlahan
Hasil = 3 + 10
2
-
Pengurangan
Hasil = 10 – 7
3
*
Perkalian
Hasil = 9 * 3
4
/
Pembagian
Hasil = 10 / 2
5
%
Sisa Hasil bagi
Hasil = 10 % 3

NB = urutan prioritas operatornya adalah ( * / % + - )

Contoh Operator Aritmatika 1



  
  • Contoh di atas merupakan ekspresi sederhana dari operator aritmatika.
  • Dalam 1 ekspresi dapat mengandung lebih dari 1 operator .

Contoh Operator Aritmatika 2




  • Contoh di atas merupakan penggunaan tanda kurung sebagai perintah untuk memprioritaskan secara paksa tanpa terikat oleh aturan urutan eksekusi operator.
  • Misalkan operator + dapat dihitung dahulu dapripada : (bagi) dengan memberikan tanda kurung.
  • Apabila tidak ada tanda kurung, maka urutan prioritas operator akan disesuaikan secara default. 

2. Operator Relasional

Operator relasional digunakan untuk melakukan perbandingan terhadap 2 nilai operand, umumnya hasil yang diberikan dari operator relasional berupa nilai Boolean ( true atau false).

No
Simbol
Nama
Contoh
1
> 
Apakah lebih besar ?
Hasil = ( 3 > 10 )
2
< 
Apakah lebih kecil ?
Hasil = ( 10 <7 )
3
>=
Apakah lebih besar sama dengan?
Hasil = ( 9 >= 3 )
4
<=
Apakah lebih kecil sama dengan?
Hasil = ( 10 <= 3 )
5
==
Apakah sama ?
Hasil = ( 10 == 4 )
6
!=
Apakah tidak sama  ?
Hasil = ( 10 != 3 )

NB = Urutan prioritas operatornya adalah dari kiri ke kanan.


Contoh Operator Relasional 1


Pada contoh di atas operator "==" berguna untuk mengecek apakah kedua operand memiliki nilai yang sama ? , jika sama maka hasil true selain itu false.



Pada gambar diatas menggunakan 3 operator. Urutan prioritas akan dieksekusi dari kiri ke kanan, sehingga akan menghasilkan nilai 1 (true)


  • -100 > 3 < 4
  • FALSE < 4
  • 1 < 4
  • 1

3. Operator Logika

Operator logika berfungsi untuk melakukan operasi yang berkaitan denga tipe data boolean, baik itu operator maupun operandnya. Hasil operasinya berupa nilai boolean.

No
Simbol
Nama
Contoh
1
&&
AND
Hasil = TRUE && FALSE
2
| |
OR
Hasil = (3 > 10) || (10 < 4)
3
!
NOT (Negasi/Ingkaran)
Hasil = ! (10 == 3)
4
^
XOR (Exlusive OR)
Hasil = 1 ^ 0


Tabel kebenaran

a. AND
No
Ekspresi
Hasil
1
TRUE AND TRUE
TRUE
2
TRUE AND FALSE
FALSE
3
FALSE AND TRUE
FALSE
4
FALSE AND FALSE
FALSE

b. OR
No
Ekspresi
Hasil
1
TRUE OR TRUE
TRUE
2
TRUE OR FALSE
FALSE
3
FALSE OR TRUE
FALSE
4
FALSE OR FALSE
FALSE

c. XOR
No
Ekspresi
Hasil
1
TRUE XOR TRUE
FALSE
2
TRUE XOR FALSE
TRUE
3
FALSE XOR TRUE
TRUE
4
FALSE XOR FALSE
FALSE

d. NOT
No
Ekspresi
Hasil
1
! TRUE
FALSE
2
! FALSE
TRUE


Contoh Operator Logika

Ini merupakan contoh sederhana dari operator logika dengan operator AND. Operator ini dapat diisi lebih dari 1 operator juga. 



Penggunaan juga berlaku untuk operator logika untuk mendahulukan operasi perhitun
gan.


Gabungan dari  penggunaan operator logika dan relasional




4. Operaror Assigment

Operator yang berfungsi untuk memberikan suatu nilai ke dalam variabel / operand lain dari arah kanan ke kiri.

No
Simbol
Nama
Contoh
1
=
Mengisi nilai dari kanan                ke kiri
Nilai = 4
2
+=
Setara dengan C = C + A
Nilai += 10
3
-=
Setara dengan C = C A
Nilai -= 3
4
*=
Setara dengan C = C * A
Nilai *= 6
5
/=
Setara dengan C = C / A
Nilai /= 4
6
%=
Setara dengan C = C % A
Nilai %= 7


Contoh penulisan operator Assigment




  • Contoh di atas merupakan ekspresi sederhana dari operator assigment dimana variabel angka diisi dengan nilai 10.
  • Kemudian  dikenai operator +=
  • Artinya variabel angka diisi dengan nilai variabel angka pada saat itu + nilai lain atau setara dengan agka = angka + 20
  • Dengan nilai variabel angka sebelumnya adalah 10
  • Sehingga angka = 10 + 20

 Menghasilkan data

Nah itu tadi pembahasan mengenai Operator dalam bahasa C, apabila teman -  teman masih ada yang bingung silahkan tanyakan ke saya di kolom komentar bawah ini. Terima kasih.





0 Response to "Operator dalam Bahasa C"

Posting Komentar